Logo Ponpes

Tukang Parkir Semesta

Di ladang luas bumi dan langit Samawi,

Setiap makhluk terparkir di bawah sayap Kehendak‑Nya.

Tak satu pun bergerak tanpa izin—

Hanya gema bisu syukur yang berderet rapi

Dalam lorong‑lorong subuh dan senja.

Ketika malam berganti siang,

Bintang menepi di garasi sunyi,

Mentari meluncur perlahan

Menjemput kendaraan cahaya.

Semua tunduk pada subul‑Nya—

Jalan sunyi yang Dia bentangkan

Dari akar pohon hingga puncak gunung.

Aku hanyalah tukang parkir sederhana,

Menyaksikan nafas, doa, dan bisikan sujud

Menepi dengan tenang di hamparan hati.

Aku tidak mengemudi—aku hanya menata:

Amarah meredup, keraguan terparkir,

Hingga hening menebal di ruang suci.

Di sanalah aku melihat‑Nya,

Tuhan semesta Allah SWT yang menetapkan setiap tempat,

Parkirkan segala makhluk dengan cinta yang tiada tanding—

Karena apa pun yang bergerak,

Adalah perbuatan‑Nya semata.

اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ الَّتِيْ تَجْرِيْ فِى الْبَحْرِ بِمَا يَنْفَعُ النَّاسَ وَمَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ مِنَ السَّمَاۤءِ مِنْ مَّاۤءٍ فَاَحْيَا بِهِ الْاَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيْهَا مِنْ كُلِّ دَاۤبَّةٍۖ وَّتَصْرِيْفِ الرِّيٰحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّعْقِلُوْنَ
Surah Al-Baqarah (2:164)
“ Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang bahtera yang berlayar di laut dengan (muatan) yang bermanfaat bagi manusia, apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengannya Dia menghidupkan bumi setelah mati (kering), dan Dia menebarkan di dalamnya semua jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, (semua itu) sungguh merupakan tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang mengerti. ”
لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ وَإِن تُبْدُوا مَا فِي أَنفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُم بِهِ اللَّهُ ۖ فَيَغْفِرُ لِمَن يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Surah Al-Baqarah (2:284)
“Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan di bumi. Jika kamu menampakkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, niscaya Allah akan membuat perhitungan denganmu. Maka Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”
👉 Pesan Spiritual

Puisi ini mengajak kita untuk menyadari bahwa seluruh alam semesta—dari debu hingga bintang— diparkir sempurna oleh kehendak Allah. Kita adalah tukang parkir yang melihat, menyaksikan setiap gerak dan takdir yang diperbuat oleh-Nya. Dengan mengosongkan ego, kita dapat menjadi saksi bagi pergerakan-Nya yang tiada henti.

Dalam kehidupan ini, kita hanya sebagai pengatur ruang dalam hati, bukan sebagai pengemudi. Semua yang terjadi adalah manifestasi dari kehendak Allah semata, kita hanya menata dan mengamati. Ketika kita melepaskan diri dari amarah, keraguan, dan kesombongan, kita bisa melihat bahwa sesungguhnya Allah-lah yang menggerakkan segala sesuatu. Maka, marilah kita memandang setiap gerak kehidupan ini dengan penuh kedamaian, karena apa pun yang terjadi, itu adalah anugerah-Nya yang sempurna.


© Ponpes Miftakhul Ulum Jaya Baru
Yayasan Ilmu Tauhid Hakekat Makrifat
Jl. Perjuangan, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal,
Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia.
Kode Pos: 61381
https://jayabaru.org | Powered by ChatGPT