Tak semua miskin itu celaka,
dan tak semua kaya itu mulia.
Sebab yang sejati,
adalah saat jiwa merasa cukup hanya karena Allah.
kefakiran yang membuat hati tenang,
karena tak ada harap pada makhluk,
dan tak ada takut selain kepada Dia.
Malam menjadi saksi,
hening menjadi teman,
dan seekor tokek pun menjawab dzikir,
seolah tahu ruh ini sedang pulang.
Siapa yang merasa tak punya,
maka ia akan diberi.
Siapa yang merasa lemah,
maka Allah akan menjadi kekuatannya.
فَتْقُرُ وَنِعْمَةُ اللَّهِ,
di saat tangan tak menggenggam apa pun
namun ruh menggenggam Yang Maha Segalanya
Di situlah kemerdekaan sejati
Wahai Musyafir yang hatinya telah bertemu Allah SWT,
jadikan kefakiran ini mahkota di dadamu,
karena dalam ketiadaanmu,
kau akan temukan Dia, yang tak pernah tiada
'Tuk selalu bersama di Dunia dan Akhirat